Pilihan
Setahun Memimpin Karimun, Iskandarsyah Dan Rocky Mulai Menata Dari Dasar.
Karimun, Indragirione.com, Pagi di Karimun tidak selalu dimulai dengan seremoni. Di balik rutinitas pemerintahan yang berjalan, ada pekerjaan yang jarang terlihat—membenahi hal-hal mendasar yang selama ini kerap luput dari perhatian.
Satu tahun sejak Iskandarsyah bersama Rocky Marciano Bawole memimpin Kabupaten Karimun, arah itu mulai terbaca. Bukan dengan gebrakan besar yang gemerlap, tetapi melalui langkah-langkah yang perlahan membentuk fondasi.
Di sektor kesehatan, angka cakupan Universal Health Coverage (UHC) yang mencapai 99 persen bukan sekadar statistik. Itu berarti hampir seluruh warga kini memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang lebih terjamin. Di balik angka itu, ada komitmen anggaran yang tidak kecil dan ada pilihan kebijakan yang menempatkan kebutuhan dasar masyarakat sebagai prioritas.
“Kalau soal kesehatan, memang sekarang lebih terasa. Masyarakat lebih mudah berobat, itu yang paling penting,” ujar Darwis, Praktisi Kebijakan Publik, Jumat (24/04/2026).
Langkah pembenahan juga terlihat pada sisi keuangan daerah. Pemerintah mulai mencicil tunda bayar yang selama ini membebani anggaran. Upaya ini mungkin tidak langsung tampak di permukaan, namun menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan.
Di sektor ekonomi, peluang kerja mulai dibuka. Tercatat lebih dari seribu tenaga kerja terserap melalui berbagai program, termasuk job fair. Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, langkah ini menjadi sinyal bahwa pemerintah tetap bergerak.
“Memang belum semuanya sempurna, tapi kita lihat ada usaha. Lowongan kerja mulai dibuka, itu membantu masyarakat,” kata Darwis.
Kebijakan yang langsung menyentuh masyarakat juga mulai dirasakan. Operasi sembako murah rutin dilakukan, sementara program seragam gratis bagi siswa SD dan SMP meringankan beban orang tua.
Di sisi lain, persoalan klasik seperti sampah mulai ditangani dengan lebih serius melalui penambahan armada dan pembenahan sistem. Penataan parkir di kawasan pelabuhan serta upaya menghilangkan pungutan liar juga menjadi bagian dari perubahan di ruang publik.
Menurut Darwis, hal-hal seperti ini justru menjadi ukuran nyata bagi masyarakat.
“Yang dilihat masyarakat itu hal sederhana—lingkungan bersih, tidak ada pungli, kebutuhan pokok terbantu. Kalau itu jalan, berarti pemerintah bekerja,” ujarnya.
Di bidang pendidikan, dibukanya kembali program beasiswa S1 setelah hampir satu dekade terhenti menjadi langkah yang memberi harapan baru, terutama bagi generasi muda.
Sementara itu, masuknya komitmen investasi energi terbarukan bernilai puluhan triliun rupiah memberi sinyal bahwa Karimun mulai dilirik dalam peta investasi masa depan.
Indikator makro pun menunjukkan tren positif, dengan pertumbuhan ekonomi daerah yang disebut berada di atas rata-rata nasional serta peningkatan daya saing daerah.
Meski demikian, harapan masyarakat tetap tinggi. Kehadiran pemimpin di tengah masyarakat dan percepatan dampak pembangunan masih menjadi perhatian.
“Harapan pasti ada. Masyarakat ingin perubahan itu cepat terasa. Tapi kita juga harus lihat prosesnya,” kata Darwis.
Setahun pertama kepemimpinan Iskandarsyah bisa jadi belum sepenuhnya menjawab semua ekspektasi. Namun arah pembangunan mulai terlihat—menata dari dasar, memperkuat sistem, dan perlahan menghadirkan dampak.
Perjalanan masih panjang. Tantangan tidak ringan. Tapi jika fondasi ini terus dijaga, maka apa yang hari ini mulai dirintis bisa menjadi pijakan kuat bagi masa depan Karimun.
Beasiswa Karimun Berita Karimun Hari Ini Capaian Setahun Bupati Karimun Ekonomi Karimun 2026 Investasi Energi Terbarukan Iskandarsyah Pembangunan Daerah Pemkab Karimun Rocky Marciano Bawole.












Tulis Komentar