Pencarian

IHSG Diproyeksi Lanjut Melemah, Analis Bidik Support 6.159-6.267

Rabu, 23 September 2026 • 06:21:31 WIB
IHSG Diproyeksi Lanjut Melemah, Analis Bidik Support 6.159-6.267
IHSG ditutup melemah 1,69 persen ke level 6.277 pada perdagangan Selasa (22/9).

INDRAGIRIONE.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih tertekan pada perdagangan hari ini setelah ditutup melemah 1,69 persen ke level 6.277 pada Selasa (22/9). Dua analis sekuritas kompak melihat risiko koreksi lanjutan, dengan area support terdekat berada di rentang 6.159-6.267.

Koreksi IHSG sepanjang sesi sebelumnya membuat posisi indeks berada di bawah tekanan jual yang cukup deras. Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai pelemahan ini belum sepenuhnya berakhir dalam jangka pendek.

"Kami memperkirakan posisi IHSG saat ini berada pada bagian wave a dari wave (x), sehingga berpeluang menguji area 6.208-6.258. Sementara itu, area penguatan terdekat berada di 6.333-6.364," ujar Herditya dalam riset hariannya.

Untuk perdagangan hari ini, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.267 dan 6.108, dengan resistance di 6.440 dan 6.535. Ia merekomendasikan sejumlah saham untuk dicermati, yakni BBRI, PGAS, TPIA, dan AMRT.

Tekanan Jual Masih Bayangi Pergerakan Indeks

Pandangan serupa datang dari Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova. Menurutnya, indeks saham masih dibayangi risiko koreksi setelah menyentuh SMA-60 dan support Fibonacci 6.290 yang menjadi klaster support.

"Jika tekanan jual berlanjut, IHSG berpotensi menguji support berikutnya di 6.159. Namun, apabila mampu menguat di atas 6.423, tekanan jual pada Selasa berpotensi menjadi false break," ujar Ivan.

Ivan memprediksi IHSG bergerak di level support 6.159, 6.015, dan 5.850, dengan resistance 6.347, 6.423, 6.552, dan 6.712. Saham yang direkomendasikannya adalah INCO, INDF, INKP, KLBF, dan MBMA.

Rincian Transaksi dan Pergerakan Saham Sesi Sebelumnya

Pada penutupan Selasa (22/9), IHSG berada di level 6.277, melemah 107,68 poin atau minus 1,69 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya. Mengutip RTI Infokom, nilai transaksi mencapai Rp14,42 triliun dengan volume saham yang diperdagangkan sebanyak 33,70 miliar saham.

Dari sisi pergerakan saham, mayoritas emiten ditutup di zona merah:

  • 139 saham menguat
  • 533 saham terkoreksi
  • 118 saham stagnan

Dua Skenario yang Perlu Dicermati Investor

Kedua analis sepakat bahwa arah IHSG hari ini bergantung pada apakah indeks mampu bertahan di atas area support kunci. Jika tekanan jual berlanjut, level 6.159 menjadi ujian berikutnya bagi indeks.

Sebaliknya, kemampuan IHSG menguat kembali di atas 6.423 disebut Ivan berpotensi membatalkan tekanan jual yang terjadi pada sesi Selasa. Level tersebut menjadi penanda apakah pelemahan kemarin bersifat sementara atau berlanjut ke tren yang lebih dalam.

Bagi investor, rentang support-resistance yang dipaparkan kedua sekuritas bisa menjadi acuan dalam menentukan level masuk maupun keluar. Saham-saham yang masuk radar kedua analis tersebar di sektor perbankan, energi, komoditas, dan konsumer.

Sumber: cnnindonesia.com

Follow www.indragirione.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks