Pencarian

PGN Teken 7 Kerja Sama Gas Pipa dan LNG, Termasuk Pasokan Blok Masela

Jumat, 30 Oktober 2026 • 06:41:31 WIB
PGN Teken 7 Kerja Sama Gas Pipa dan LNG, Termasuk Pasokan Blok Masela
PGN menandatangani tujuh kesepakatan komersial pasokan gas bumi pada FOREK Hulu Migas 2026 di Jakarta, Rabu (28/10/2026).

INDRAGIRIONE.COM — PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk menandatangani tujuh kesepakatan komersial pasokan gas bumi dalam Forum Ekonomi, Keuangan, dan Komersial Hulu Migas (FOREK Hulu Migas) 2026 di Jakarta, Rabu (28/10/2026). Kesepakatan itu mencakup tiga Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG), satu amandemen PJBG, dan tiga LNG Sales and Purchase Agreement (SPA) dengan sejumlah pemasok domestik. Langkah PGN ini memperkuat diversifikasi sumber pasokan gas untuk kebutuhan jangka menengah dan panjang.

Diversifikasi sumber pasokan menjadi kunci bagi PGN. Perusahaan perlu memastikan pasokan gas tidak bergantung pada satu pemasok atau satu jalur distribusi saja, terutama untuk kebutuhan jangka menengah dan panjang.

Tiga PJBG Baru dan Satu Amandemen

Tiga PJBG ditandatangani dengan EMP Bentu, Medco Sakakemang B.V., dan PEP Sengeti. PJBG dengan EMP Bentu mencakup volume hingga sekitar 4 BBTUD. Sementara itu, Medco Sakakemang B.V. menyepakati pasokan hingga sekitar 38 BBTUD mulai tahun 2027, dan PEP Sengeti mencakup volume hingga sekitar 5,7 MMSCFD mulai tahun 2028.

Amandemen PJBG dilakukan dengan Medco South Sumatera (Medco SS). Amandemen III PJBG Medco SS mencakup volume sebesar 15 BBTUD, bagian dari upaya menjaga keberlanjutan kerja sama pasokan gas bumi yang telah berjalan. Masing-masing kesepakatan memiliki karakteristik volume dan periode penyaluran sesuai ketentuan serta kesepakatan komersial para pihak.

Pasokan LNG dari Blok Masela

Selain jalur pipa, PGN meneken tiga LNG SPA dengan pemasok domestik. Kerja sama ini termasuk pemanfaatan pasokan LNG dari Proyek Abadi LNG, Blok Masela. Blok Masela merupakan salah satu proyek gas strategis nasional yang diproyeksikan menjadi sumber pasokan jangka panjang bagi pasar domestik maupun ekspor.

Dengan masuknya LNG dalam portofolio, PGN memiliki fleksibilitas lebih besar untuk melayani pelanggan di wilayah yang tidak terjangkau jaringan pipa. Pasokan LNG juga memberi opsi bagi industri yang membutuhkan kepastian volume dalam periode panjang.

Dampak ke Pelanggan dan Industri

Bagi pelanggan, tambahan volume pasokan berarti keandalan layanan gas bumi lebih terjaga. Pembangkit listrik, pabrik pupuk, dan industri manufaktur yang bergantung pada gas bisa merencanakan operasi dengan asumsi pasokan yang lebih pasti. Volume 38 BBTUD dari Medco Sakakemang mulai 2027, misalnya, menjadi sinyal bahwa kapasitas pasokan baru akan masuk ke sistem dalam beberapa tahun ke depan.

PGN juga menjaga hubungan dagang yang sudah lama berjalan melalui amandemen kontrak dengan Medco SS. Pendekatan ini memastikan pasokan yang telah mengalir ke pelanggan tidak terputus saat kontrak lama diperbarui.

Penandatanganan tujuh kesepakatan ini menempatkan PGN pada posisi yang lebih kokoh di rantai pasok gas nasional. Kombinasi pasokan pipa dan LNG memberi perusahaan dua jalur yang saling melengkapi, sekaligus memperlebar basis pemasok di luar kontrak yang sudah ada.

Sumber: idxchannel.com

Follow www.indragirione.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks