Pencarian

Dua Warga Ditangkap Polres Bengkalis, Diduga Jual Emas Oplosan

Rabu, 21 Oktober 2026 • 13:34:00 WIB
Dua Warga Ditangkap Polres Bengkalis, Diduga Jual Emas Oplosan
Ilustrasi penangkapan. (foto: Int/iStockphoto)

Ringkasan AI

  • Tim Opsnal Reskrim Polres Bengkalis menangkap dua pria diduga menjual emas oplosan di toko emas Mega pada Selasa (20/10/2026).

  • Penangkapan berawal dari laporan pemilik toko, Kenedy alias Akuang, yang curiga kadar emas tidak sesuai surat.

  • Pelaku diduga mencampur emas dengan tembaga agar berat sesuai surat pembelian.

  • Kenedy menyebut kejahatan dilakukan pandai emas yang sudah mahir.

  • Pemilik toko emas Indah, Robin, juga hadir dan menduga kedua pelaku melakukan hal serupa.

  • Belum ada keterangan resmi dari Kapolres Bengkalis.

*Ringkasan ini dibuat dengan bantuan AI

INDRAGIRIONE.COM, BENGKALIS — Tim Opsnal Reskrim Polres Bengkalis menangkap dua orang laki-laki yang diduga menjual perhiasan emas yang sudah dicampur (oplos) dengan tembaga di toko emas Mega, Selasa (20/10/2026).

Keduanya ditangkap setelah dilaporkan Kenedy alias Akuang, pemilik toko emas Mega, pada Selasa siang.

Menurut pelapor, modus pelaku adalah berbelanja perhiasan emas di toko miliknya. Perhiasan tersebut kemudian dijual kembali ke toko pelapor dengan berat sesuai surat. Namun, pelapor curiga dengan kadar emas perhiasan yang dijual pelaku.

Untuk membuktikan apakah kadar emasnya sesuai yang tertera di surat, pelapor berniat melebur emas tersebut sebelum membeli. Namun, pelaku menolak dengan berbagai alasan dan sempat emosi.

Kenedy lantas mengontak Tim Opsnal Polres Bengkalis. Berdasarkan laporan tersebut, Tim Opsnal menangkap pelaku.

Dari pengembangan sementara, perhiasan emas yang dibeli pelaku diduga kadar emasnya dikurangi. Untuk menyesuaikan berat dengan surat pembelian perhiasan emas asli, pelaku diduga mencampurnya dengan tembaga.

"Ini (kejahatan) dilakukan oleh tukang perhiasan (pandai emas) yang sudah mahir. Kalau tukang emas biasa tak kan bisa," kata Kenedy saat dihubungi melalui telepon seluler, Selasa malam.

Selain Kenedy, terlihat Robin, pemilik toko emas Indah, yang datang bersama anaknya. Diduga kedua pelaku melakukan hal yang sama seperti di toko emas Mega.

Sampai berita ini dirilis, belum ada keterangan resmi dari Kapolres Bengkalis. (Rudi)

Follow www.indragirione.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks