Pencarian

KPR FLPP 2026 Capai 197.048 Unit, Akad Massal 101.000 Rumah Desember

Selasa, 03 November 2026 • 10:41:01 WIB
KPR FLPP 2026 Capai 197.048 Unit, Akad Massal 101.000 Rumah Desember
Realisasi KPR FLPP mencapai 197.048 unit dengan nilai pembiayaan Rp24,55 triliun per 2 November 2026.

INDRAGIRIONE.COM — Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mencatat realisasi KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) atau rumah subsidi mencapai 197.048 unit dengan nilai pembiayaan Rp24,55 triliun per 2 November 2026. Warga berpenghasilan rendah yang belum punya rumah perlu tahu syarat kepesertaan dan jalur pengajuan ke bank penyalur. BP Tapera juga menyiapkan akad massal 101.000 unit pada Desember 2026, dengan jalur penyampaian minat lewat tautan resmi Hunian Pertama Tapera.

Posisi tersebut bertambah 2.688 unit dibanding akhir Oktober 2026 yang tercatat 194.360 unit dengan nilai Rp24,22 triliun. Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera Sid Herdi Kusuma menyebut penyaluran sepanjang 2026 bergerak positif, terutama pada kuartal III dan Oktober.

Besaran Pembiayaan dan Sebaran Penerima

BP Tapera tidak merinci plafon per unit dalam laporan terbaru. Yang dipublikasikan adalah nilai agregat Rp24,55 triliun untuk 197.048 unit rumah subsidi. Rincian plafon, tenor, dan bunga tetap mengikuti ketentuan program FLPP yang berlaku.

Dari sisi bank penyalur, Bank BTN mencatat realisasi terbesar 85.341 unit. Posisi berikutnya Bank Syariah Nasional 48.286 unit dan BRI 26.182 unit.

Sebaran wilayah tertinggi berada di Jawa Barat dengan 44.295 unit. Disusul Jawa Tengah 17.906 unit dan Sulawesi Selatan 16.538 unit.

Siapa yang Berhak Mengajukan

Program ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang ingin memiliki rumah pertama. Kriteria resmi kepesertaan tidak diuraikan dalam laporan realisasi ini. Informasi lengkap dapat diakses melalui kanal resmi BP Tapera dan bank penyalur.

Yang perlu dipahami calon debitur: kelengkapan administrasi dan kesiapan unit menjadi dua hal yang dicek jelang akad. Menteri PKP Maruarar Sirait menekankan hal itu sebagai prasyarat kelancaran akad massal Desember.

Cara Menyampaikan Minat

BP Tapera membuka jalur penyampaian minat kepemilikan rumah pertama melalui tautan https://bit.ly/HunianPertamaTapera. Jalur ini untuk menjembatani calon pembeli dengan pengembang dan perbankan.

  1. Buka tautan resmi Hunian Pertama Tapera yang disediakan BP Tapera.
  2. Isi data minat kepemilikan rumah pertama sesuai formulir.
  3. Tunggu tindak lanjut dari bank penyalur atau pengembang terkait.
  4. Siapkan kelengkapan administrasi bila dihubungi untuk proses pembiayaan.

Percepatan penyaluran dilakukan lewat sosialisasi, audiensi, kampanye media sosial, pembukaan booth layanan perumahan, serta koordinasi dengan bank penyalur dan asosiasi pengembang. Tujuannya mempertemukan masyarakat dengan pengembang dan perbankan, sekaligus memetakan kendala pembiayaan.

Jadwal Akad Massal Desember 2026

BP Tapera menyiapkan akad massal KPR FLPP untuk 101.000 rumah subsidi pada Desember 2026. Rinciannya, 71.000 unit dijadwalkan 17 Desember 2026 dan 30.000 unit pada 21 Desember 2026.

Maruarar meminta kesiapan perbankan, pengembang, dan dukungan BP Tapera dijaga agar akad berjalan lancar. "Kolaborasi seluruh pihak harus terus diperkuat," ucapnya.

Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menambahkan kolaborasi dengan pemangku kepentingan terus diperkuat agar MBR lebih mudah mengakses pembiayaan. "Kami ingin memastikan masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan akses pembiayaan perumahan yang semakin mudah," tegas Heru.

Masyarakat yang hendak mengikuti program ini disarankan hanya memakai kanal resmi BP Tapera dan bank penyalur. Waspadai pihak yang menjanjikan kelulusan dengan biaya tambahan di luar ketentuan, termasuk calo atau pungutan tidak resmi. Pengaduan dapat disampaikan ke kanal layanan resmi BP Tapera dan Kementerian PKP.

Sumber: voi.id

Follow www.indragirione.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks